19 Troubleshooting Hardware Laptop, Pembahasan Dan Solusi
Rabu, 15 Januari 2020
Beberapa permasalahan dalam laptop disebabkan adanya masalah dalam hardware –nya. Solusi paling mudah dalam troubleshooting hardware laptop adalah dengan memasukkannya ke jasa servis. Padahal sebetulnya beberapa hardware bisa diselesaikan permasalahannya sendiri. Berikut ini cara troubleshooting hardware laptop, pembahasan dan solusi.
1. Flowchart Troubleshooting Laptop
Flowchart troubleshooting laptop bisa dimulai dengan mempersiapkan alat dan bahan seperti obeng kecil dan laptop yang rusak. Kemudian lakukan deteksi masalah yang ada pada laptop tersebut. Sebelum memulai pembongkaran, jangan lupa untuk melakukan shutdown terlebih dahulu. Berikut adalah langkah dalam melakukan troubleshooting laptop
- Deteksi Masalah pada Laptop
- Mulai troubleshooting pembongkaran
- Ganti hardware yang perlu diganti, bila tidak ada, cukup lakukan perawatan dengan pembersihan hardware
- Ganti dan rakit kembali laptop tersebut.
- Lakukan pengecekan ulang hingga selesai
Karena banyaknya mur dan baut yang berukuran kecil dalam laptop, sebaiknya siapkan kertas yang diberi tulisan masing-masing hardware. Tujuannya sebagai tempat mur dan baut yang sebelumnya terpasang pada hardware tersebut agar tidak tertukar.
2. Troubleshooting Power AC Adapter, Pembahasan dan Solusi
Salah satu yang hardware laptop yang rawan rusak adalah AC Adapter. Berikut ini adalah troubleshooting power AC Adapter.
- Lepaskan Power AC Adapter laptop dari sambungan listrik di dalam rumah
- Lakukan inspeksi pada AC adapter, kabel dan adapter DC pada laptop
- Bila terjadi kerusakan seperti kabel terkelupas atau patah, segera lakukan penggantian
Tidak disarankan untuk menyolder kabel atau part yang rusak, terutama pada bagian power AC Adapter. Karena hal tersebut dapat mengurangi tingkat keamanan dan keselamatan pengguna.
3. Troubleshooting Battery Laptop, Pembahasan dan Solusi
Baterai laptop memang cukup sering bermasalah. Beberapa masalah yang sering muncul pada baterai laptop antara lain: Baterai tidak terisi penuh, pengisian baterati tiba-tiba berhenti sendiri, hinga baterai tidak terdeteksi oleh laptop. Berikut ini adalah langkah troubleshooting battery laptop:
- Matikan laptop dan cabut kabel pengisi daya dari sumber listrik
- Lakukan pengecekan pada posisi laptop. Bila terjadi pergeseran, hal ini yang menyebabkan baterai tidak terdeteksi oleh laptop
- Bila posisi dudukan laptop masih benar, lakukan boot pada sistem BIOS. Apabila indikator dalam BIOS normal, biarkan laptop berjalan beberapa saat. Ingat, jangan pernah mengubah apapun dalam BIOS.
- Apabila indikator pengisian berjalan baik tetapi beberapa saat kemudian terjadi drop, kemungkinan besar baterai bocor.
- Lakukan uji dengan menggunakan software lain untuk mengetahui kemampuan baterai.
- Bila tetap mengalami masalah yang sama, disarankan untuk mengganti baterai yang baru.
Yang perlu diingat adalah baterai laptop memiliki umur tertentu. Sehingga kemampuannya memang akan terus menurun seiring dengan waktu berjalan. Selain itu bisa jadi karena penggunaannya yang tidak tepat. Apabila memang disebabkan karena baterai laptop yang berumur lama, sebaiknya dilakukan penggantian dengan baterai baru.
4. Troubleshooting Hard Drive, Pembahasan dan Solusi
Permasalahan pada hard drive bisa dideteksi melalui beberapa ciri seperti sistem yang mulai melambat atau mengeluarkan suara yang cukup menggangu. Bila hard drive laptop sudah menunjukkan ciri-ciri seperti itu, sudah waktunya untuk melakukan troubleshooting pada hard drive. Berikut langkah troubleshootingnya:
- Matikan laptop dan lepaskan kabel dari sumber listrik
- Buka sekrup bagian belakang laptop menggunakan obeng untuk melepaskan hard drive dari tempatnya.
- Masukkan kembali ke dalam untuk apabila dirasa kabel hard drive tidak tertancap sempurna
- Pasang ulang laptop
Namun, apabila hard drive tetap terlihat bermasalah, cabut hard drive lalu sambungkan pada perangkat lain untuk melakukan pengecekan pada fitur check disk. Dari fitur tersebut akan tampak beberapa solusi seperti reset atau format hard drive. Sebelum melakukan format, jangan lupa untuk mem-back up setiap data yang ada pada hard drive.
5. Diagnosis Kerusakan Hard Drive
Untuk melakukan diagnosis kerusakan pada hard drive laptop sangat mudah karena terdapat ciri-ciri yang tampak ketika hard drive mengalami kerusakan. Berikut ini adalah beberapa diagnosis kerusakan yang terjadi pada hard drive laptop.
- Komputer terasa lambat: Apabila komputer terasa lambat, maka besar kemungkinan kerja hard drive sudah tidak maksimal. Lakukan pengecekan pada hard drive.
- File corrupt: Muncul notifikasi bahwa file di dalam laptop corrupt juga sebuah bukti bahwa hard drive sudah rusak. Satu-satunya solusi adalah dengan mengganti dengan hard drive baru.
- Muncul suara aneh dan blue screen: Muncul suara aneh pada bagian hard drive atau layar tiba-tiba menampilkan blue screen merupakan hasil diagnosis bahwa hard drive rusak. Namun untuk permasalahan ini, cukup dengan diamkan beberapa saat hingga hard drive sedikit mereda sebelum menyalakan kembali laptop.
Sebagai bagian dari laptop yang bertugas untuk menyimpan data yang dapat meningkatkan kemampuan laptop, tidak jarang hardware yang satu ini sering mengalami gangguan. Beberapa gejala seperti laptop yang terasa lambat, sistem operasi yang tidak berjalan dengan semestinya, atau laptop yang beberapa kali mengalami blue screen dan restart bisa disebabkan karena memori yang rusak.
Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Melepaskan memori dari laptop dan memasangnya kembali terkadang sudah cukup karena permasalahan biasanya karena Memori yang tidak terpasang sempurna. Atau yang paling parah adalah dengan membeli memori baru yang orisinil.
7. Diagnosis Kerusakan Memori
- Matikan laptop dan biarkan selama kurang lebih 2-3 menit agar kapasitor pada motherboard kosong. Baru lepaskan memori yang ada pada laptop.
- Nyalakan kembali untuk melihat post power-on self test. Dengan munculnya proses tersebut, laptop akan menampilkan jumlah RAM yang terpasang dalam laptop. Bila jumlah yang terpasang sesuai dengan kondisi. Maka permasalahan terdapat pada hardware Memori tersebut.
- Matikan kembali laptop sebelum memasang ulang Memori RAM pada tempat yang semestinya. Usahakan untuk memasang dengan rapat dan benar, karena beberapa permasalahan Memori hanya karena kabel yang tidak terpasang dengan benar.
- Jika masih tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan, maka itu tandanya memori sudah rusak parah dan harus diganti.
8. Troubleshooting Motherboard, Pembahasan dan Solusi
Motherboard merupakan bagian inti dari sebuah laptop. Maka tidak mengherankan jika Motherboard bekerja paling keras dibanding dengan hardware lainnya. Sehingga tidak jarang Motherboard kemudian mengalami kerusakan. Beberapa penyebab Motherboard menjadi rusak di antaranya karena adanya overheat, komponen IC yang terbakar, hingga overclocking.
Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut ada beberapa solusi yang bisa dijalankan. Penggunaan software tambahan sangat efektif untuk mengatas masalah overclocking pada Motherboard. Sementara untuk mencegah terjadinya overheat yang bisa menyebabkan IC terbakar bisa dilakukan dengan menggunakan kipas tambahan atau membersihkan heat sink pada Motherboard.
9. Troubleshooting Processor, Pembahasan dan Solusi
Processor menjadi otak dari pekerjaan sebuah laptop. Oleh sebab itu, penting sekali pemilik untuk mengetahui kondisi prosessor rusak atau tidak. Untuk mengenali processor yang bermasalah, biasanya muncul beberapa kondisi seperti ada masalah dalam proses booting atau kemunculan blue screen.
Ada beberapa penyebab terjadinya kegagalan proses booting yang disebabkan kerusakan prosesor. Salah satunya karena overheating. Buka bagian belakang laptop dan pastikan bahwa kondisi di sekitar processor tidak terlalu panas. Bila itu terjadi, cukup diamkan hingga benar-benar dingin. Terjadinya overheat juga bisa karena aliran udara tidak lancar, sehingga perlu untuk membersihkan komponen dari debu penyumbat dengan hati-hati.
10. Troubleshooting CD/DVD, Pembahasan dan Solusi
CD/DVD menjadi salah satu hardware laptop yang paling cepat rusak. Apalagi CD/DVD ini menjadi hardware laptop yang berkaitan dengan benda dari luar sehingga sangat rentang mengalami kerusakan. Beberapa kerusakan yang sering terjadi pada CD/DVD hanya karena kotor, sehingga cukup dengan melakukan pembersihan secara berkala.
Beberapa permasalahan lain adalah CD/DVD tidak mau keluar meski sudah memencet tombolnya atau CD/DVD yang tidak terdeteksi oleh laptop. Bila masalah seperti ini, maka perlu sedikit usaha dengan melakukan pembongkaran pada bagian CD/DVD. Kemudian memasang kembali sembari memastikan kabel terpasang sempurna.
11. Troubleshooting Sound System, Pembahasan dan Solusi
Masalah suara pada PC atau Laptop juga seringkali terjadi. Permasalahan yang sering terjadi adalah karena suara yang tidak muncul. Seringnya permasalahan sound system ini cukup diselesaikan dengan melakukan instal ulang dari driver audio pada laptop. Usahakan menggunakan driver audio yang kompatibel dengan sistem operasinya.
12. Troubleshooting VGA, Pembahasan dan Solusi
VGA pada laptop bertugas untuk memberikan tampilan grafis pada monitor atau layar. Karena berkaitan dengan layar, maka ketika VGA mengalami kerusakan pasti terdapat gangguan yang muncul pada layar laptop. Sehingga melakukan diagnosis terhadap kerusakan VGA pada laptop cenderung lebih mudah.
Bila saat menghidupkan laptop layar tidak mau menyala alias tetap gelap dan hitam. Maka coba copot kabel VGA lalu pasang kembali dengan benar sebelum dilakukan restart. Namun, apabila layar terdapat gangguan tampilan saat digunakan, kemungkinan permasalahan terdapat pada driver VGA-nya. Sehingga perlu lakukan update driver VGA menjadi yang paling baru.
13. Troubleshooting LCD Monitor, Pembahasan dan Solusi
Meski berkaitan dengan VGA juga, tetapi kerusakan pada LCD monitor laptop memiliki ciri yang berbeda. Masalah yang paling sering muncul terkait dengan LCD adalah layar laptop yang bergaris. Meski tidak mengganggu tampilan secara total, tetapi adanya garis ini cukup mengganggu untuk beberapa hal.
Penyebab terjadinya permasalahan ini adalah karena laptop sering dibuka-tutup dengan kasar sehingga terjadi kerusakan pada bagian sambungan laptop dengan LCD. Solusinya adalah dengan membongkar LCD laptop dan mengencangkan sambungannya. Namun bila solusi tersebut tidak bisa juga, maka solusi terakhir hanya harus mengganti LCD.
14. Daftar Contoh Tampilan Gambar Kerusakan LCD Laptop
Ada beberapa permasalahan yang sering terjadi pada LCD laptop. Beberapa di antaranya adalah LCD yang bergaris, LCD blank, LCD Flicker atau tampilan LCD tampak bergetar, atau terjadi dead pixel pada LCD. Berikut adalah contoh tampilan gambar kerusakan LCD laptop.
• LCD bergaris:
• LCD Dead Pixel:
15. Troubleshooting Backlight Lamp, Pembahasan dan Solusi
Kerusakan pada backlight lamp biasanya berkaitan dengan gangguan pada display laptop. Gejala yang umum ditemui adalah layar yang menyala redup bukan karena pengaturan kecerahan, berkedip-kedip, atau menyala sebentar lalu mati. Bisa juga dengan timbulnya noda-noda merah pada layar.
Untuk membedakan kerusakan pada Backlight Lamp dengan kerusakan pada VGA adalah dengan menyambungkan laptop dengan layar eksternal. Bila layar eksternal bekerja normal, maka kemungkinan terjadi kerusakan pada backlight lamp. Solusinya adalah dengan membeli backlight lamp yang baru.
16. Troubleshooting Wireless Card, Pembahasan dan Solusi
Hal yang menyebalkan adalah ketika laptop tidak bisa tersambung dengan jaringan WiFi yang ada karena ada masalah pada Wireless Card-nya. Permasalahan yang berkaitan dengan Wireless Card ini seringnya karena adanya masalah pada driver hardware Wireless Card.
Solusinya adalah dengan meng-uninstall driver hardware yang sudah terpasang yang bisa dicari pada bagian Device Manager pada My Computer. Kemudian install kembali system drivernya agar secara otomatis melakukan scan pada Wireless Card yang ada. Tunggu hingga internet dapat tersambung kembali dengan normal.
17. Troubleshooting USB , Pembahasan dan Solusi
Port USB yang ada pada laptop merupakan sebuah port penting sebagai tempat koneksi dengan USB Drive. Tidak jarang juga, port USB ini mengalami masalah. Beberapa permasalahan port USB seringkali cukup diselesaikan dengan melakukan install ulang pada driver port USB yang ada di dalam laptop.
Namun bila sudah dilakukan install ulang port USB tetap tidak membuahkan hasil, maka kemungkinan besar permasalahan terjadi pada hardware portnya. Lakukan pembongkaran laptop dan cek pada bagian koneksi antara port USB dengan motherboard. Kemudian solder ulang pada bagian tersebut dengan berhati-hati. Bila masih tidak bisa juga, solusi terakhir adalah mengganti port USB dengan yang baru.
18. Troubleshooting Suara Beep, Pembahasan dan Solusi
Tidak jarang laptop mengeluarkan suara beep yang aneh dan cukup mengganggu. Pada umumnya, suara beep tersebut menandakan adanya permasalahan pada RAM. Sebagai solusinya, coba cabut lalu pasang kembali RAM pada slot yang benar. Bila suara beep masih terdengar, solusinya adalah dengan mengganti dengan memori RAM yang baru.
19. Troubleshooting Hardware Lain, Pembahasan dan Solusi
Selain terjadi permasalahan pada hardware di atas, bisa juga laptop mengalami masalah pada hardware lain seperti keyboard atau mouse. Permasalahan pada keyboard menyebabkan huruf tidak terdeteksi meski sudah dipencet. Sehingga solusinya adalah dengan menggunakan keyboard eksternal atau mengganti dengan keyboard yang baru.
Mouse juga sering mengalami masalah karena tidak bisa terdeteksi oleh laptop. Permasalahan yang terjadi pada mouse bisa tersebut bisa terjadi pada kabel mouse atau pada sambungan USB-nya. Bila mouse masih bisa bekerja pada laptop lain, maka kemungkinan besar masalah pada USB port laptop yang bisa diselesaikan dengan cara di atas.




















