Bagaimana cara Perbaikan metoda Analisa Motherboard Laptop yang efektif

Metoda yg paling efektif dalam perncarian permasalah pada Laptop motherboard yaitu metoda pengukuran Voltage (Tegangan), Current (Arus), signal (frekwensi). Didalam schema produsen Motherboard sudah menawarkan detil Voltase yang detail (tegangan apa saja yang seharusnya ada) semoga Motherboard berfungsi dengan baik. Tugas utama teknisi ialah menemukan kalau ada masalah dalam pengukuran tegangan yg tidak hadir (missing voltage and signal) .


Persyaratan utama untuk menghidupkan motherboard membutuhkan tegangan 19V,5V dan 3V_ALW. Titik ukur menyatakan bahwa 19V sudah hadir. Dengan sampainya 19V pada bagian VIN hingga ke +B dgn titik ukur source battery fet ,VIN untuk Charger IC dan DC/DC IC. Pastikan juga Upper N chanel source utk 3V dan 5V sudah hadir 19V sehingga siap di triger oleh dc/dc ic dan meloloskan tegangan 3V dan 5V. Titik ukur 3V dan 5V sudah hadir sanggup diukur masing2 pada Inductor 3V dan 5V .

Pengukuran 3V dan 5V pada titik lain bukanlah berarti 3V dan 5V_ALW sudah hadir. VREG3 dan VREG5 hadir bukanlah berarti 3V dan 5V sebagai persyaratan untuk laptop yang hidup sudah tersedia.

Sama halnya dengan menghadapi Motherboard Short, hanya kita temukan dulu shortnya pada bagian mana ketersediaan 19V, 5V dan 3V diperiksa. Cara cepat mencari short memang harus memakai PSU  yang sudah saya bahas di blog ini, sehingga sobat dapat menghemat banyak waktu dalam pencarian komponen short. 

Hal penting yg harus diketahui bahwa sebelum melaksanakan voltage inject atau memasukkan tegangan kita harus mengetahui arah tegangan dan signal, jalur tegangan dan yg terpenting yaitu besaran tegangan. Sebagaimana yg sdh dijelaskan diatas ada jalur 19V, 5V dan 3V pada circuit power (VALW). Kesalahan penyuntikan / memasukkan tegangan sanggup berakibat fatal pada komponen -komponen yg mempunyai maximal kapasitas daya tampung dibawah tegangan yg dimasukkan.

Celakanya lagi kalau kesalahan memasukkan/inject tegangan pada jalur VS (Voltage on switch) dimana ada jalur 0,75VTT, 1.5VCCORE, 1.05VFGX, 1.2VCCP dimana jalur ini hanya mempunyai maximal 2.5V. Jika penyuntikan melebihi kapasitas voltage maximal maka sebahagian komponen pada jalur itu akan rusak bahkan terbakar dan sanggup mengakibatkan kerusakan pada circuit conductor sehingga memperparah  kerusakan yg sudah ada.

Untuk lebih jelasnya silahkan sobat pahami betul panduan dasar dalam memperbaiki mainboard laptop.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel